TIMUR, 5 Hal tentang Iko Uwais

 5 Hal tentang Iko Uwais: Dari Merantau ke Hollywood, Kini Kembali Membangkitkan Sinema Aksi Indonesia



Tidak banyak aktor Indonesia yang mampu mengukir jejak global seperti Iko Uwais. Namanya

bukan hanya dikenal sebagai aktor laga, tetapi juga sebagai seniman bela diri yang membawa

karakter, kejujuran, dan intensitas ke setiap layar yang melibatkannya. Kini, perjalanan itu

membawanya pada babak baru, menjadi sutradara dan aktor dalam film terbarunya, Timur.


1. Awal Perjalanan: Bertemu Gareth Evans, Memulai “Merantau”


Kisah Iko di dunia perfilman bermula ketika ia bertemu Gareth Evans, sutradara asal Wales yang

melihat sesuatu yang unik dalam diri Iko, bukan hanya teknik silat yang memukau, tetapi juga

keaslian dan dedikasi yang sulit ditemukan. Pertemuan itu melahirkan Merantau (2009), sebuah

film yang kemudian menjadi pintu masuk Iko ke industri film internasional. Melalui Merantau, publik Indonesia dan dunia mengenal Iko sebagai aktor yang tidak sekadar berakting, tetapi menyalurkan jiwa dalam setiap adegan aksi yang ia lakukan sendiri tanpa

pemeran pengganti. Film itu menjadi fondasi bagi reputasinya sebagai ikon aksi Indonesia.


2. The Raid: Sebuah Ledakan yang Mengubah Genre


Lompatan besar Iko terjadi lewat The Raid (2011), film yang hingga kini dianggap sebagai salah

satu karya aksi terbaik di dunia. Gerakannya yang brutal namun indah, intensitas yang tidak

pernah turun, serta koreografi pertarungan yang revolusioner membuat Iko mendunia.

The Raid bukan hanya film; ia adalah fenomena, sebuah karya yang menggeser standar kualitas

film aksi internasional. Sejak saat itu, nama Iko Uwais tidak lagi hanya terpampang di layar

Indonesia, tetapi juga di festival-festival film dunia, majalah Hollywood, dan berbagai jajaran

“Best Action Films of All Time”.


3. Eksplorasi Internasional: Star Wars, Mile 22, hingga Expend4bles


Kesuksesan The Raid membawa Iko ke ranah yang lebih luas. Ia mendapatkan kesempatan

tampil dalam Star Wars: Episode VII – The Force Awakens, sebuah pencapaian monumental bagi

aktor Asia Tenggara.Keseruan berlanjut dengan peran Keseruan berlanjut dengan perannya di film Hollywood lain seperti Mile 22 bersama Mark Wahlberg dan Expend4bles (Expendables 4), masuk ke franchise aksi legendaris yang diisi bintang-bintang papan atas.

Perjalanan karir internasional ini memperlihatkan bahwa kualitas aksi, kerja keras, dan karakter Iko mampu menembus batas, membawa nama Indonesia ke panggung dunia.


4. Kembali ke Tanah Air: Membangkitkan Sinema Aksi Indonesia

Setelah banyak berproses di luar negeri, Iko memutuskan kembali dengan sebuah visi besar:

menghidupkan kembali kejayaan sinema aksi Indonesia. Iko mendirikan Uwais Pictures, rumah

produksi yang ia bangun dari keyakinan bahwa Indonesia memiliki tempat besar di kancah

global, terutama dalam genre laga. Langkah visioner itu membawanya pada proyek terpenting dalam kariernya sejauh ini, Timur, film yang menandai debutnya sebagai sutradara.


5. TIMUR: Babak Baru Seorang Iko Uwais


Dalam Timur, Iko berada di dua posisi sekaligus: sutradara dan aktor utama. Film ini bukan

sekadar karya; ini adalah pernyataan, bahwa Iko siap membawa standar genre aksi Indonesia ke

level yang lebih tinggi, dengan produksi yang lebih matang, cerita yang lebih emosional, dan

kualitas visual yang tak kalah dari film internasional.

Di balik layar, Iko memimpin dengan visi, detail, dan dedikasi. Di depan kamera, ia menampilkan

performa yang menggabungkan identitas lamanya sebagai aktor laga dengan kematangan baru

sebagai storyteller. Timur adalah definisi evolusi Iko Uwais.


Tonton dan Buktikan Duluan!

Bagi kalian yang tidak sabar menyaksikan aksi Timur dalam misi penyelamatannya, film Timur akan mengadakan penayangan spesial pada Sabtu, 13 Desember 2025 di 17 kota:

1. Jakarta — Blok M XXI

2. Bandung — D’Botanica XXI

3. Bogor — Mall BTM XXI

4. Semarang — Citra XXI

5. Yogyakarta — Empire XXI

6. Surabaya — Royal XXI

7. Kupang — Transmart Kupang XXI

8. Lampung — Boemi Kedaton

9. Padang — Plaza Andalas XXI

10. Pekanbaru — SKA XXI

11. Pontianak — Ayani XXI

12. Banjarmasin — Studio XXI

13. Balikpapan — Studio XXI

14. Ambon — Ambon City Center XXI

15. Jayapura — Jayapura XXI

16. Madiun — CGV Plaza Lawu

17. Medan — Cinepolis Medan Fair

Tiket sudah dapat dibeli di aplikasi MTIX, TIX ID, CGV, dan Cinepolis!


Saksikan Timur di Bioskop Indonesia Mulai 18 Desember 2025. Perjalanan panjang ini bukan hanya milik Iko, tetapi juga milik penonton Indonesia. Film Timur adalah ajakan untuk merayakan sinema aksi Indonesia yang kini bangkit kembali, lebih besar,

lebih berani, lebih membanggakan. Ayo dukung kebangkitan sinema aksi Indonesia. Ayo sambut

babak baru karya Iko Uwais lewat Timur. Untuk informasi lebih lanjut dan konten eksklusif, ikuti akun media sosial resmi @filmtimurofficial dan @uwaispictures

***

Redaksi Media : ULTRA MOVIE REVIEW
Instagram : @ultramoviereview
Website : ultramoviereview.blogspot.com
Email : ultramoviereview@gmail.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

EJAKULASI DINI (EDI), Banyak pelajaran yang bisa di petik dari series ini

LINTRIK: ILMU PEMIKAT, Bukan sekedar horor pada umumnya film berusung genre drama psikologis yang kuat akan kearifan lokal

GJLS IBUKU IBU-IBU berhasil tembus 621.054 penonton di seluruh Indonesia dalam kurun waktu Sebulan penayangan