SUZZANNA: SANTET DOSA DIATAS DOSA, Luna Maya bangkit dengan kekuatan gelap
Film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa Merilis Official Trailer Saat Kekuasaan Menindas, Saatnya Santet Dimulai, Luna Maya Bangkit dengan Kekuatan Gelap!
Tayang Lebaran 2026, jadi satu-satunya film Luna Maya tahun ini
Jakarta, 26 Januari 2026 -- Soraya Intercine Films melaunching Official Trailer
SUZZANNA: SANTET DOSA DIATAS DOSA
A Film By Azhar Kinoi Lubiz
Berlokasi di Epicentrum XXI
Dihadiri Oleh
1. Sunil Soraya (Produser)
2. Azhar Kinoi Lubis (Sutradara)
3. Luna Maya
4. Reza Rahadian
5. Budi Bima
6. Adi Bing Slamet
7. Ence Bagus
8. Aziz Gagap
Trailer film horor terbaru persembahan Soraya Intercine Films, SUZZANNA: Akhirnya waktu yang dinanti tiba juga! Official SANTET Dosa di Atas Dosa rilis. Dalam waralaba terbaru SUZZANNA, Luna Maya kembali dan bangkit dengan kekuatan gelap. Official trailer film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa memperlihatkan sebuah perjalanan baru dari Luna Maya yang menjadi Suzzanna. Kali ini, ia tak lagi menjadi sundel bolong, melainkan menjadi sosok yang memiliki kekuatan gelap dan bersiap untuk balas dendam. Dendam yang dimiliki Suzzanna lantaran ayahnya disantet oleh Bisman (Clift Sangra), penguasa desa yang kejam dan haus kekuasaan. Kematian ayahnya mendorong Suzzanna mempelajari ilmu santet untuk membalas dendam pada Bisman. Tapi, Suzzanna juga jatuh cinta pada Pramuja (Reza Rahadian), laki-laki yang taat agama. Apa yang akan dilakukan Suzzanna di tengah pilihan tersebut, apakah ia akan meneruskan dendamnya, atau mempertaruhkan semuanya demi cintanya? Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, dari produser Sunil Soraya dan naskah yang ditulis oleh Ferry Lesmana, Jujur Prananto, dan Sunil Soraya, film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa menjadi sebuah babak baru dalam IP SUZZANNA yang akan menjadi sejarah baru dalam sinema Indonesia. Menampilkan genre horor-aksi, film ini akan menjadi sajian yang memberikan hiburan sekaligus momen reflektif tentang nilai-nilai kemanusiaan saat tayang di bioskop pada momen Lebaran tahun ini. "Film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa menampilkan sebuah cerita tentang penindasan dari orang yang berkuasa, bagaimana manusia yang berdosa dan tidak berdosa di tengah kekuasaan yang ada. Itu sangat relevan dengan situasi sekarang, dan penonton akan tetap terhibur dengan cinematic experience yang kami naikan levelnya dari film-film SUZZANNA sebelumnya," ujar produser Sunil Soraya. Di film ini, Soraya Intercine Films juga menerapkan teknologi baru yang diterapkan ke Luna Maya. Tak hanya mengandalkan make up prostetik, tetapi dalam menghadirkan visual yang menghidupkan kembali sosok Suzzanna, dilakukan riset dari arsip-arsip materi film film Suzzanna yang asli dan membuat CG base mesh wajah Suzzanna asli dan mengaplikasikannya ke hasil prostetik di pasca-produksi secara frame by frame. Pendekatan ini dipilih agar bisa menerjemahkan seluruh ekspresi dan emosi Luna Maya dalam 'wajah baru' Suzzana. Selain Luna Maya, Reza Rahadian, dan Clift Sangra, film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa juga dibintangi oleh Nai Djenar Maesa Ayu, Adi Bing Slamet, El Manik, Yatti Surachman, Iwa K, Nunung, Andi/Rif, Budi Bima, Aziz Gagap, Ence Bagus, Sabar Bokir, Petrix Gembul, dan Piet Pagau. Bagi Luna Maya, memerankan Suzzanna selalu menjadi tantangan baru. Film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa sekaligus menjadi satu-satunya film yang dibintangi Luna Maya tahun ini. Ini adalah ketiga kalinya Luna memerankan sosok Suzzanna. Di film ini, ia tak lagi menjadi sosok hantu, tetapi menjadi manusia yang melewati perjalanan spiritual untuk memiliki ilmu hitam. "Di film ini, saya seperti bangkit kembali dari sebuah kekuatan gelap. Suzzanna di film ini mengalami penindasan dan kekejaman dari seorang penguasa desa. Dengan dendamnya, ia mempelajari ilmu santet. Tentu ini sangat berbeda dari peran saya sebagai Suzzanna di dua film sebelumnya, dan ini akan menjadi sejarah baru," kata Luna Maya. "Ini adalah universe yang baru lagi dari IP SUZZANNA dan sebelumnya tidak pernah terbayangkan oleh saya. Cerita dan karakterisasinya menarik, komposisi ceritanya membuat saya menarik untuk terlibat memerankan karakter Pramuja, laki-laki yang taat agama dan bersinggungan dengan Suzzanna, yang mempelajari ilmu santet, itu adalah dua sisi yang sangat menarik untuk diikuti," ujar Reza Rahadian. Sebelumnya, universe Suzzanna dari Soraya Intercine Films telah meraih kesuksesan. Di antaranya, film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) meraih sukses blockbuster dengan raihan 3 juta lebih penonton. Selanjutnya, Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023) juga meraih sukses blockbuster dengan raihan 2 juta lebih penonton. Tonton film SUZZANNA: SANTET Dosa Di Atas Dosa pada Lebaran 2026 di bioskop Indonesia! Ikuti informasi terbaru tentang film SUZZANNA: SANTET Dosa Di Atas Dosa melalui akun Instagram resmi @sorayaintercinefilms dan @filmsuzzanna.official.
Sinopsis
Suzzanna (Luna Maya) dicintai oleh Bisman (Clift Sangra), penguasa desa yan kejam. Namun, karena haus kekuasaan, Bisman malah menyantet ayah Suzzanı hingga tewas. Dendam atas kematian sang ayah pun mendorong Suzzanı mempelajari ilmu Santet. Ketika balas dendam, Suzzanna menyadari kekuata Bisman jauh lebih besar dari yang ia duga. Di tengah perjalanan, ia jatuh cinta pac Pramuja (Reza Rahadian), pria taat agama yang tak mengetahui rahasianya. Hingg akhirnya, Suzzanna dihadapkan pada pilihan: meneruskan dendam, ata mempertaruhkan segalanya demi cinta!
Catatan Produksi:
Judul Film : SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa
Produksi : Soraya Intercine Films
Sutradara : Azhar Kinoi Lubis
Penulis : Ferry Lesmana, Jujur Prananto & Sunil Soraya
Produser : Sunil Soraya
Genre : Horor - Aksi
Pemain
: Luna Maya, Reza Rahadian, Clift Sangra, Nai Djenar Maesa Ayu, Adi Bing Slamet, El Manik, Yatti Surachman, Iwa K, Nunung, Andi/Rif, Budi Bima, Aziz Gagap, Ence Bagus, Sabar Bokir, Petrix Gembul, dan Piet Pagau.

Komentar
Posting Komentar