SEKAWAN LIMO 2: GUNUNG KLAWIH, Mengangkat cerita Realita Kehidupan lebih besar serta emosional

 

Jakarta, 20 Mei 2026 -- Starvision kembali menggelar Press Screening dan Press Conference 

SEKAWAN LIMO 2: GUNUNG KLAWIH

A Film By Bayu Skak

Berlokasi di Epicentrum XXI

Dihadiri Oleh

1. Mithu Nisar - Produser

2. Bayu Skak - Sutradara

Cast:

1. Nadya Arina

4. Benidictus Siregar

5. Indra Pramujito 

6. Firza Valaza

7. Jihane Almira

8. Elsa Japasal

9. Joshua Suherman

10. Audya Ananta

11. Ellea Candice

12. Cak Ukil

13. Ferry Salim

14. Gisella Anastasia

15. Devina Aureel

16. Brandon Salim

17. Tutus Thomson

18. Rensia Sanvira

19. Dayu Wijanto

SEKAWAN LIMO 2: GUNUNG KLAWIH

27 Mei 2026 di Bioskop.  Starvision kembali bekerja sama dengan Skak Studios dan Legacy Pictures, mempersembahkan karya terbaru lewat sekuel Sekawan Limo, SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih. Di film keduanya, sutradara Bayu Skak dan produser Chand Parwez Servia menampilkan kolaborasi karya yang kembali menghibur penonton Indonesia. SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih menjadi film yang menghadirkan kelucuan maksimal melalui komedi-komedi para jajaran ansambelnya, termasuk Demit Benedictus Siregar yang tak pernah gagal memecah tawa penonton. SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih juga menghadirkan lapisan drama dengan bumbu horor yang unik, tentang pesugihan yang menyangkut member dari geng Sekawan Limo, Andrew (Indra Pramujito). SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih akan menghadirkan hiburan yang lengkap dengan komedi yang lebih lucu, drama yang menyentuh, dan horor yang bikin merinding. Salah satu pesan mendalam yang disampaikan di film ini adalah tentang jangan pernah mengambil jalan pintas. "Di film ini yang menjadi pesan adalah 'ojo nggolek dalan pintas (jangan mencari jalan pintas). Sesuatu yang instan itu akan berujung petaka. Kita sering banget membandingkan dengan hidup orang lain, apalagi di media sosial kita banyak melihat kesenangan dan kemewahan, tapi kan kita nggak pernah tahu perjuangan di balik itu," ujar sutradara SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih, Bayu Skak. Salah satu yang menarik di film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih adalah kembalinya geng Yowis Ben, yang secara lengkap menjadi bagian dari jajaran ansambel pemain bersama pemeran baru lain di semesta Sekawan Limo. SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih dibintangi oleh Bayu Skak, Nadya Arina, Benidictus Siregar, Indra Pramujito, Firza Valaza, Jihane Almira, Elsa Japasal, Joshua Suherman, Cak Kartolo, Ning Tini, Audya Ananta, Ellea Candice, Cak Ukil, Ferry Salim, Gisella Anastasia, Marwoto, Devina Aureel, Brandon Salim, Tutus Thomson, Andy Sugar, Irene Suwandi, Sanusi, Eunike Unik, Irwan Pramujito, Yongki Setyabudi, Rensia Sanvira, Furry Setya, Dayu Wijanto, Leona Zhen, Zoe Levana, dan Stanley Hao. "Di film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih kami menyajikan cerita yang lebih kompleks. Setiap karakter memiliki cerita mereka masing-masing, yang akan menambah kekuatan komedinya dan membuat penasaran. Tentunya, film ini akan menjadi hiburan yang dua kali lipat lebih lucu dari film pertamanya," ujar produser Chand Parwez Servia. Film ini akan melanjutkan kesuksesan film pertamanya, yang sukses meraih 2.508.008 penonton. Film pertamanya juga berhasil membawa tren horor-komedi pendakian gunung yang diminati penonton Indonesia. Kini, SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih juga masih membawa tema gunung dan pendakian. Namun, di film ini juga ada kisah yang terinspirasi dari kisah nyata tentang praktik pesugihan di Gunung Kawi, Jawa Timur. Bayu mengungkapkan, dalam penulisan yang terinspirasi dan penggunaan set Gunung Kawi, ia bersama penulis Nona Ica telah melakukan riset secara mendalam. Bahkan, termasuk penggunaan dialek bahasa Jawa yang cukup berbeda dengan wilayah Jawa Timur lain di kawasan Gunung Kawi. Jihane Almira, salah satu bintang yang baru bergabung di film ini mengungkapkan antusiasmenya. Syuting bersama Bayu Skak dan Geng Sekawan Limo dengan menggunakan bahasa Jawa, membuat Jihane terasa seperti pulang. "Feels like home. Karena kebetulan aku orang Semarang, dan berkarier di perfilman juga sebenarnya ada kesulitan untuk menghilangkan medok bahasa Jawaku. Jadi ketika bertemu dengan sutradara dan pemain yang sangat fasih berbahasa Jawa, itu merasa nyaman," ujar Jihane Almira, pemeran Aruna di film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih. "Sekawan Limo adalah salah satu film yang membuat saya semakin dikenal di perfilman Indonesia. Senang rasanya bisa memberikan sajian komedi yang makin pecah di film keduanya ini. Penonton juga akan melihat salah satu adegan yang bakal bikin kalian enggak rela aku punya adegan itu bareng Elsa Japasal," ungkap Benedictus Siregar. Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih akan menjadi sajian komedi horor yang menghibur penonton Indonesia di Bioskop. Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih tayang mulai 27 Mei 2026 di bioskop Indonesia. Ikuti perjalanan Geng Sekawan Limo yang akan membuat tertawa dengan kelucuan maksimal! Pantau informasi terbaru melalui akun Instagram @Sekawanlimo, @Starvisionplus, @SkakStudios, @Legacy.pictures dan Tiktok @Starvision Movie.

Sinopsis Sekawan Limo2 Gunung Klawih

Tiga tahun sejak pendakian Gunung Madyopuro, persahabatan 5 sekawan semakin erat. Ketika mereka reuni di ulang tahun Angel putri Andrew, mereka menyaksikan keluarga itu terancam jadi tumbal pesugihan!

Berangkatlah mereka menemani Andrew ke Gunung Klawih. Namun, Juna menghilang ke dunia demit! 

Pemain dan Tim Produksi

Bayu Skak : Bagas

Nadya Arina : Lenni

Benidictus Siregar : Juna

Indra Pramujito : Andrew

Firza Valaza : Dicky

Jihane Almira : Aruna

Elsa Japasal : Kina

Joshua Suherman : Wisang

Cak Kartolo : Dukun Kartolo

Ning Tini : Mbah Uti

Audya Ananta : Michelle

Ellea Candice : Angel

Cak Ukil : Cak Ukil

Ferry Salim : Om Lim

Marwoto : Dukun Kanto

Devina Aurcel : Carrisa

Tutus Thomson : Ndaru

Gisella Anastasia : Yu Chen

Brandon Salim : Thomas Richard

Andy Sugar : Rudy Alexander

Irene Suwandi : Elsa 

Sanusi : Warga Pasar

Eunike Unik : Wening 

Irwan Pramujito : Ko Hendi

Yongki Setyabudi : Papa Johan

Rensia Sanvira : Mama Nathalia

Furry Setya : Paijo

Dayu Wijanto : Oma Linda 

Leona Zhen : Penyanyi

Zoe Levana : Han Yui

Stanley Hao : Jun Ping

Produksi : Starvision , Skak Studios

Produser : Chand Parwez Servia , Riza , Mithu Nisar

Sutradara : Bayu Skak

Produser Eksekutif : Reza Servia, Amrit Dido Servia, Raza Servia

Produser Lini : Rini Atmodjo

Penulis Skenario : Nona Ica

Pengarah Artistik : Mai Harizon

Penata Kamera : Adrian Sugiono

Penyunting Gambar : Wawan I. Wibowo, Jalu Swandaru

Penata Suara : Aditya Trisnawan

Perekam Suara : Hasanudin Bugo

Penata Musik : Mikhael Alpha Beltsazar

Penata Warna : Chressandy Rorimpandey

Penata VFX & Grafis : Dalang Digital Studio

Penata Rias & Efek : Clarista Christie

Penata Busana : Jeanne Elizabeth Fam

Penata Peran : Arief Havidz, Hafshoh Mubarak

Komedi Konsultan : Joshua Suherman

Perancang Poster : Alvin Hariz

OST : 

* Yue Liang Dai Biao Wo De Xin

(The Moon Represents My Heart)- Josaphat

* Children Choir

* Wang Shi Zhi Neng Hui Wei (The Past

* Can Only Be Remembered)-Leona Zhen

* Gusti, Matur Nuwun - Bayu Skak

* Gandolane Ati - Yowis Ben

Starvision merupakan salah satu rumah produksi film dan televisi paling berpengaruh dan terkemuka di Indonesia, dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam membentuk lanskap hiburan nasional. Di bawah kepemimpinan visioner pendiri sekaligus produser Chand Parwez Servia, perusahaan ini dikenal konsisten menghadirkan kisah-kisah yang mampu menyentuh dan dekat dengan hati penonton Indonesia. Setiap tahunnya, Starvision merilis sekitar sepuluh judul film layar lebar, menjadikannya salah satu pemain paling stabil dan dapat diandalkan di pasar film nasional. Keistimewaan Starvision terletak pada keberanian untuk berinvestasi secara mandiri di seluruh proyeknya, sebuah komitmen yang menegaskan kemandirian kreatif sekaligus kualitas dan konsistensi dalam setiap produksi. Dalam beberapa tahun terakhir, Starvision telah melahirkan sejumlah film box office yang sukses besar dan banyak diperbincangkan, di antaranya Petaka Gunung Gede, Sekawan Limo, 172 Days, Komang, Imperfect, Cek Toko Sebelah, dan Dua Garis Biru. Film-film tersebut menunjukkan kekuatan Starvision dalam menghadirkan hiburan yang tidak hanya komersial, tetapi juga penuh makna-meneguhkan posisi Starvision sebagai nama terpercaya bagi penonton, mitra, maupun kolaborator di industri perfilman Indonesia.

Tentang Skak Studios

Skak Studios adalah IP Studio Company yang mengusung konsep Hyper lokal lewat konten kreatif film hingga lokadrama yang menggunakan pemain putra-putri daerah atau kita meyebutnya dengan lokatalenta. Kini, Skak Studios dengan para foundernya yaitu Bayu Skak dan Ricky Ramadhan Setiyawan telah menghasilkan beberapa produk IP Character & Story dan berkolaborasi dengan beberapa Production House menelurkan karya-karya fenomenal dalam industri film seperti Yowis Ben, Lara Ati, Lokadrama Lara Ati dan Lokadrama Rujak Cingur Lek Har. Lokadrama Lara Ati yang ditayangkan di OTT, telah merebut hati penonton hingga 50 juta penonton dari seluruh Indonesia, ini menorehkan penonton terbanyak sepanjang sejarah OTT. Begitu pula Yowis Ben yang lebih dahulu mencatat sebagai film terlaris Indonesia sepanjang tahun 2018-2021. Yowis Ben juga masuk nominasi film favorit pada Indonesian Movie Actor Awards (2018), Pemenang Film Favorit Remaja pada Festival Film Bandung (2018), dan masuk nominasi Piala Maya untuk kategori Skenario Asli dan Pemain Pendatang Baru Terpilih (2019). Semua film dan lokadrama yang telah mendapatkan apresiasi ini semuanya menggunakan hampir 100% bahasa daerah dan talenta daerah.

Tentang Legacy Pictures

PT LEGACY FILM berdiri sejak tahun 2011 dan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Perfilman dan Perekaman Video. Pada Tahun 2011-2017 PT LEGACY FILM memproduksi film dan mulai tahun 2018, Legacy aktif melakukan investasi film. "PENGABDI SETAN", "AGAK LAEN", "PETUALANGAN SHERINA 2" dan "THE ARCHITECTURE OF LOVE (TAOL)" merupakan beberapa film box office dari LEGACY.

***


Komentar

Postingan populer dari blog ini

LINTRIK: ILMU PEMIKAT, Bukan sekedar horor pada umumnya film berusung genre drama psikologis yang kuat akan kearifan lokal

EJAKULASI DINI (EDI), Banyak pelajaran yang bisa di petik dari series ini

KANG SOLAH: KANG MAK X NENEK GAYUNG, Produksi Falcon Pictures yang siap mengocok perut tanggal 25 September 2025